Jauh di Mata Namun Dekat di Do’a
Namamu masih sering kusebut dalam bingkisan do’a ku.
Namamu yang masih ku simpan dalam memori tersendiri dalam ingatanku.
Namamu yang tak bisa kutinggalkan saat aku memohon dan meminta kpada Rabbku.

Sebuah nama yang entah itu akan Allah pertemukan dan satukan tidaknya denganku hanya ALLAH Yang Maha Tahu.
Saat ini memang aku jauh dari dirimu bahkan melihatmu pun aku tak mampu.
Saat ini memang aku tak selalu ada utk menemani dan mendampingimu
engkau yang jauh di mata namun dekat dalam do’aku.
Engkau yang mungkin pernah bertemu dgku namun ALLAH belum izinkan utk bersatu.
Tanpa kau meminta aku pun selalu mendoakanmu.
Mendoakan keberhasilan dan proses memperbaiki dirimu utk menjadi pangeran bertaqwaku.
semoga ALLAH selalu menjaga hati, niat, dan iman kita untuk mengejar ridhoNya selalu.
Sebuah nama yang ku sebut adalah untuk kamu jodoh calon imamku.
Entah dimana, entah kapan, entah seperti caranya bertemu dan entah siapapun itu aku menunggu dalam penantianku.

Entah pula jodohku yang akan menjemput lebih dulu atau maut yg menghapiriku terlebih dahulu.
Yang aku tahu ketika aku disni memperbaiki diriku saat itu pula ALLAH memperbaiki dirimu.
Yang aku tahu jika maut menjemputku lebih dulu mungki ALLAH pertemukan aku dg dirimu ditempat yg ALLAH janjikan untukku
Bagikan Berita