Galau itu salah satu penyakit hati. Sebuah kondisi dimana hati kita sedang kosong, kemudian terisi oleh entah apa namanya

Hingga rasanya pun bercampur aduk, bahkan si pelakunya pun bisa tidak mengerti ia sedang kenapa?
Parahnya lagi, galau yang sebenarnya penyakit hati akut itu, sudah menjadi budaya
Sehingga ketika seseorang mengalami pada titik tersebut, ia bukannya bangkit dan menghindar, bisa saja malah makin menikmati
Mengunci diri di kamar, menyetel musik-musik yang semakin menambah suasana, uring-uringan di kasur
Sebuah nasihat mengatakan, hati kita ini tidak pernah kosong, kalau ia tidak diisi dengan ketaatan, berarti di dalamnya ada kemaksiatan
Berarti kita sebagai manusia hanya memiliki dua pilihan, mau dalam keadaan taat atau mau maksiat
Tidak bisa istirahat, tidak bisa diam, karena syaitan pun tidak pernah beristirahat, untuk mengajak kita mengikut jalannya menjadi penghuni neraka
Lalu orang yang galau itu sedang dalam keadaan taat atau maksiat ? Nah, pertanyaan yang ini tentu kita sudah bisa menjawab sendiri
Yang pasti, tidak mungkin ada gelisah jika kita mengingat Allah. Tidak mungkin ada sedih jika kita dekat dengan Allah
Untuk itulah maka kita perlu sebuah tindak nyata, untuk selalu menyibukkan diri agar senantiasa dalam dzikir kepada Allah

Sibukkan diri dengan segala hal yang positif, niatkan karena Allah, in syaa Allah hari-harimu akan jauh dari galau
Bagikan Berita