Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallaah wallahu akbar…
Marhaban ya syahru Ramadhan…
Selamat datang bulan yang penuh kemuliaan…
Selamat datang bulan yang penuh rahmah dan pengampunan…

Mahhaban ya Ramadhan, marhaban… Mari kita sambut dengan penuh suka cita bulan suci ini. Alhamdulillah, kesyukuran tiada tara bagi kita yang dipertemukan kembali dengan bulan penuh rahmat dan berkah ini.
Subhanallah, maha indah bulan Ramadhan. Meskipun secara hitungan sama dengan bulan lain, 30 atau 29 hari, tapi dalam pandangan Allah SWT hitungan dan nilainya berbeda. Karena itu begitu istimewa dan spesialnya, maka sudah sepatutnya umat Islam memperlakukannya dengan istimewa dan spesial. Ia juga momentum bagi umat untuk giat beribadah, akrab mendekatkan diri pada Allah SWT, sekaligus memperbaiki diri bagi sesama.
Pasca Ramadhan, betapa inahnya bila kita dapat mempertahankan kekuatan Ramadhan di bulan-bulan lan, sehingga kita dapat menjadikan Ramadhan hadir dalam hidup kita. Karena Ramadhan sejatinya merupkan bulan latihan, bulan pendidikan, bulan penggembelengan, bulan cinta, dan bulan keisyafan secara massif pada setiap pribadi Muslim.
Mari kita merencanakan dan menjalani bulan suci Ramadhan dengan penuh kekuatan. Mari kita berusaha untuk menjadikan Ramadhan sebagai powerbuat kita. Dan selepas Ramadhan, mari kita jaga sikap dan perilaku kita agar terkondisikan dengan dampak power Ramadhan.
Saudaraku seiman yang saya cinta karena Allah SWT, tidak terasa bulan suci, bulan magfirah, bulan penuh rahmat, bulan diturunkannya Al-Qur’an, bulan yang didalamnya terdapat lailatul qadr yang dinanti-nati sudah dihadapan mata. Hanya hitungan hari menuju bulan mulia itu. Karena kemuliaan dan spesialnya bulan tersebut maka sudah seharusnya kita sebagai ummat Islam mempersiapkan diri dan keluarga.
Persiapan disini kami maksud bukan hanya menunggu datangnya bulan Ramadhan. Tetapi persiapan disini adalah mempersiapkan bekal untuk bekal di bulan Ramadhan. Tujuan mempersiapkan bekal ini bermaksud untuk mengoptimalkan ibadah kita pada bulan yang didalamnya terdapat malam lebih dari 1000 bulan. Ada beberapa hal yang penting untuk dipersiapkan antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Persiapan Ruhiyah
  2. Persiapan Jasadiyah
  3. Persiapan Maliyah
  4. Persiapan Fikriyah
Oleh karena itu, ketika orang mau beramal tentulah harus mempunyai ilmu, jika tidak bisa-bisa akan menjadi banyak kerusakan. Cara untuk mempersiapkan ini antara lain dengan membaca berbagai bahan rujukan dan menghadiri majelis ilmu tentang Ramadhan. Kegiatan ini berguna untuk mengarahkan kita agar beribadah sesuai tuntutan Rasulullah SAW, selama Ramadhan. Menghafal ayat-ayat dan doa-doa yang berkait dengan berbagai jenis ibadah, atau menguasai berbagai masalah dalam fiqh puasa, dan juga penting untuk dipersiapkan.
Semoga persiapan kita mengantarkan ibadah shaum dan berbagai ibadah lainnya, sebagai yang terbaik dalam sejarah Ramadhan yang pernah kita lalui. Demikian tips persiapan untuk menyambut bulan ramadhan, semoga bermanfaat.
Bagikan Berita